Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa?

Anggota direksi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), V Bimo Kurniatmoko, membeli 15 juta saham VKTR pada 30 September 2026 dengan harga Rp720 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp10,8 miliar. Sebelumnya, Bimo tidak memiliki saham VKTR sama sekali. Setelah transaksi, ia memiliki 0,03% hak suara dalam perusahaan. Saham yang dibeli dikelompokkan sebagai saham biasa dengan kepemilikan langsung dan tidak terkait dengan repurchase agreement. Tujuan pembeliannya adalah untuk investasi.

Pembelian saham ini terjadi ketika VKTR sedang mempersiapkan rights issue. VKTR telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK untuk Penawaran Umum Saham Berhak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I). Dalam aksi korporasi ini, VKTR menawarkan 15 miliar saham biasa dengan nilai nominal Rp10 per saham dan harga pelaksanaan Rp200 per saham. Total dana yang dihimpun mencapai Rp3 triliun sebelum dikurangi biaya pelaksanaan.

Setiap pemegang 35 saham VKTR yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 8 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB berhak mendapatkan 12 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Dengan kepemilikan 15 juta saham, Bimo berhak mendapatkan sekitar 5,14 juta HMETD. HMETD dapat diperdagangkan di BEI maupun di luar BEI selama 10 hari bursa, dari 12-16 Oktober 2026 dan 19-23 Oktober 2026. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 23 Oktober 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait