Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

DMO Batu Bara Gerus Profit PTBA Rp 14,5 T Sejak 2018

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengalami penurunan profit sekitar Rp 14,5 triliun sejak 2018 hingga 2025 akibat beban Domestic Market Obligation (DMO). Meskipun regulasi menetapkan kewajiban DMO sebesar 25%, realisasi PTBA jauh melampaui angka tersebut, bahkan mencapai lebih dari 54% pada 2025. PTBA menilai beban pemenuhan kebutuhan batu bara domestik, terutama sektor kelistrikan, tidak terbagi secara adil antarperusahaan tambang.

Kendati tertekan DMO dan gangguan cuaca pada semester I 2026, laba bersih PTBA melonjak signifikan sebesar 218% menjadi Rp 2,65 triliun, naik dari Rp 0,83 triliun tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh efisiensi penambangan dan harga batu bara yang meningkat. Saat ini, PTBA juga fokus pada empat proyek hilirisasi, termasuk Coal-to-Kalium Humat dan PLTU smelter aluminium, dengan target operasional antara 2028 hingga 2032.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait