Bisnis Batu Bara PTBA Tak Terkena Imbas Kemarau, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bukit Asam (PTBA) tidak terkena dampak kemarau panjang akibat El Nino karena menggunakan moda transportasi kereta api untuk mengangkut batu bara dari tambang ke pelabuhan. Direktur PTBA Bambang Ismawan menyatakan penggunaan kereta api menjadi keunggulan utama, berbeda dengan perusahaan lain di Kalimantan yang mengandalkan sungai. PTBA mencatat produksi 19,45 juta ton batu bara dengan penjualan 21,1 juta ton pada Semester I-2026. Laba bersih naik 218% menjadi Rp 2,65 triliun, dipicu pemulihan operasional dan kenaikan harga batu bara global. Pendapatan mencapai Rp 22,03 triliun, naik 8% YoY. Ekspor meningkat 5% menjadi 10,33 juta ton dengan destinasi Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand. Sementara itu, Sungai Kapuas di Kalimantan Barat mengalami kekeringan parah, menghambat pengangkutan batu bara melalui kapal tongkang hingga 3 bulan.
Bagikan
Berita terkait
Proyek Kereta Batu Bara PTBA Tj Enim-Kramasan 93% Rampung
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00
Sungai Kapuas Mengering, Aktivitas Angkut Batu Bara Mulai Terdampak
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.05
Sungai di Kaltim Surut Imbas El Nino, Pasokan Batu Bara RI Terganggu
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.51
Dirut PTBA Beberkan Tantangan Industri Batu Bara Saat Dunia Bergejolak
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.30