Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Pasok DMO Lebih dari 54%, PTBA Kehilangan Potensi Laba Rp 14,5 Triliun

PT Bukit Asam (PTBA) mengalami potensi kerugian laba Rp 14,5 triliun akibat memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) lebih dari 54% per tahun, yaitu dua kali lipat dari batas minimum 25% yang ditetapkan pemerintah. Berdasarkan data 2018-2025, realisasi pasokan batu bara untuk domestik selalu melampaui ketentuan, menyebabkan penurunan profit. Hingga Agustus 2026, PTBA telah menyuplai 12,8 juta ton batu bara untuk kepentingan domestik dengan porsi DMO mencapai 45% dari total produksi. Semester I-2026, produksi batu bara PTBA mencapai 19,45 juta ton dengan penjualan total 21,1 juta ton, dimana penjualan domestik 51% dan ekspor 49%. Lonjakan laba bersih 218% menjadi Rp 2,65 triliun dipicu pemulihan operasional dan kenaikan harga batu bara global. PTBA hanya menguasai 9,01% cadangan batu bara nasional dan menjadi tumpuan utama penopang kebutuhan batu bara nasional karena kurangnya patuhi DMO dari pelaku tambang lain.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait