DPR Dorong Bilik Asmara hingga Alat Bantu Seks di Lapas, Ternyata Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi XIII DPR RI mendorong pembahasan sistem pemasyarakatan yang mencakup penyediaan bilik keluarga bagi warga binaan yang telah menikah, serta opsi alat bantu kesehatan seksual bagi mereka yang membutuhkan. Gagasan ini disampaikan Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya dalam pembahasan Panja Pemasyarakatan, menekankan bahwa kebutuhan warga binaan tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan hukuman, tetapi juga mencakup kesehatan dan kehidupan pribadi. Menurut Willy, pendekatan ini sejalan dengan perubahan paradigma pemasyarakatan di Indonesia yang mengedepankan reintegrasi sosial, di mana lapas berfungsi sebagai ruang transisi bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat. Komisi XIII juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan seksual, alternatif alat kesehatan yang memenuhi standar medis, serta perlindungan privasi dan keamanan warga binaan dalam penerapan kebijakan ini. Namun, gagasan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi kebijakan nasional yang diterapkan di seluruh lapas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.39
Anggota DPR Usul Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks untuk Napi Perempuan
Berita terkait
Bamsoet Dorong Warga Binaan Dibekali Keterampilan Sebelum Bebas
Detik.com · 18 September 2026 pukul 19.40
Dasco Soroti Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, DPR Siap Turun ke Lapangan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 13.43
HUT Ke-81 RI, 19.269 Warga Binaan di Jabar Diusulkan Dapat Remisi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 12.50
RUU LLAJ Akan Atur Hak-Kewajiban Aplikator dan Tarif Angkutan Online
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 05.50