Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

DPR Dorong Bilik Asmara hingga Alat Bantu Seks di Lapas, Ternyata Ini Alasannya

Komisi XIII DPR RI mendorong pembahasan sistem pemasyarakatan yang mencakup penyediaan bilik keluarga bagi warga binaan yang telah menikah, serta opsi alat bantu kesehatan seksual bagi mereka yang membutuhkan. Gagasan ini disampaikan Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya dalam pembahasan Panja Pemasyarakatan, menekankan bahwa kebutuhan warga binaan tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan hukuman, tetapi juga mencakup kesehatan dan kehidupan pribadi. Menurut Willy, pendekatan ini sejalan dengan perubahan paradigma pemasyarakatan di Indonesia yang mengedepankan reintegrasi sosial, di mana lapas berfungsi sebagai ruang transisi bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat. Komisi XIII juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan seksual, alternatif alat kesehatan yang memenuhi standar medis, serta perlindungan privasi dan keamanan warga binaan dalam penerapan kebijakan ini. Namun, gagasan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi kebijakan nasional yang diterapkan di seluruh lapas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait