DPR Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen Tanda Indonesia Masih On The Track
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen secara year on year (yoy) dan 5,45 persen secara kuartalan (ctoc). Anggota Komisi IV DPR RI Herman Khaeron menilai capaian ini positif meski menghadapi tekanan global seperti konflik di Timur Tengah dan ketegangan antar-negara. Menurutnya, pertumbuhan di atas lima persen menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia masih "on the track" dan mampu menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian global. Herman menilai kondisi politik, keamanan, dan ekonomi nasional relatif baik dan berharap pertumbuhan dapat terus ditingkatkan melalui strategi yang tepat dari pemerintah. Ia menekankan pentingnya menjaga momentum ini agar Indonesia tetap tumbuh kuat di tengah dinamika dunia yang tidak menentu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.30
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan: Tantangan Indonesia Membangun Ekonomi yang Adil
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.00
Video: Ekonom Bongkar "Jurus" RI Lawan Efek Lonjakan Impor Minyak
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 08.29
Menko Airlangga Ungkap 3 Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI 2027, Ada Digitalisasi hingga Bursa Mineral
Berita terkait
Belajar Ekonomi Merdeka dari Lomba 17 Agustus
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.19
Pemerintah nyatakan cadangan devisa aman senilai 145,3 miliar dolar AS
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Pemerintah Sebut Prospek Pertumbuhan Ekonomi RI Positif
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.22
Sampaikan RAPBN 2027, Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.19