Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan: Tantangan Indonesia Membangun Ekonomi yang Adil

Artikel reflektif 81 tahun kemerdekaan Indonesia menyoroti gap ekonomi yang belum merata. Sejak krisis 1998 dengan pendapatan US$455 per kapita, Indonesia pulih hingga masuk G-20 dengan pendapatan US$5.000 per kapita. Namun, dibandingkan Korea Selatan yang mencapai US$36.000 per kapita, Indonesia tertinggal jauh. Dalam lima tahun terakhir, kelas menengah melemah drastis: dari 60 juta (2018) turun menjadi 52 juta (2023), dengan 8,5 juta orang turun kelas. Struktur ekonomi semakin tidak adil, terlihat dari polarisasi tabungan: kelompok bawah (Rp100 juta ke bawah) melemah meski jumlahnya naik, sementara kelompok atas (di atas Rp5 miliar) tumbuh pesat dari 8.500 ke 129.000 orang. Presiden Prabowo mewarisi tantangan ini dan berupaya transformasi struktur ekonomi dari segitiga ke belah ketupat agar kelas menengah dan tengah lebih kuat. Namun, analisis menegaskan bahwa kebijakan inward-looking semata tidak cukup; diperlukan orientasi ekspor dan kompetitivitas internasional agar pertumbuhan mencapai 6-7%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait