Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Video: Ekonom Bongkar "Jurus" RI Lawan Efek Lonjakan Impor Minyak

Ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2026 tumbuh 5,29% (yoy), dengan total pertumbuhan Semester I-2026 mencapai 5,46% (ctc). Pertumbuhan ini didorong oleh program pemerintah dan peningkatan investasi, meskipun melambat dibanding Kuartal I akibat hilangnya efek musiman Lebaran serta mulai terasa dampak volatilitas global.

Namun, Indonesia menghadapi tantangan berupa defisit APBN, neraca transaksi berjalan, dan saving investment gap. Selain itu, terjadi defisit neraca dagang sebesar USD 2 miliar pada April-Juni 2026 akibat lonjakan impor minyak dan gas saat harga energi naik. Untuk mengatasinya, pemerintah didorong meningkatkan ekspor komoditas pertanian dan perkebunan seperti kopi, cokelat, dan pala guna mengimbangi tekanan pada ekspor batu bara, CPO, dan nikel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait