DSI Buka Peluang Perluas Kelola Komoditas di Luar Batu Bara, CPO, dan Ferroalloy
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) membuka kemungkinan memperluas cakupan komoditas ekspor di luar tiga komoditas yang menjadi fokus awal, yaitu batu bara, minyak sawit (CPO), dan ferroalloy. CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan ketiga komoditas tersebut menjadi prioritas karena memiliki nilai ekspor tertinggi secara nasional. DSI menegaskan tidak akan mengubah hubungan komersial yang telah berjalan antara eksportir dan pembeli dalam pelaksanaan mandatnya.
Direktur Keuangan PT DSI Sinthya Roesly menyatakan kemungkinan perluasan komoditas terbuka untuk ke depan. Perluasan ini sejalan dengan cita-cita pemerintah agar sumber daya Indonesia dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.
DSI menekankan bahwa pengelolaan sumber daya yang lebih optimal akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan realitas operasional. DSI akan memastikan efisiensi dan pragmatisme dalam operasionalnya agar mandatnya dapat terukur dan diterima oleh pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 21.35
DSI Siapkan Platform Ekspor 1 September, Skema Margin Masih Digodok
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 22.07
Setelah Batu Bara dan CPO, DSI Siap Perluas Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.27
DSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Rp1.239 T
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 20.19
Cipung jadi Komisaris Utama DSI, Siap Optimalisasi Nilai Ekspor Indonesia hingga USD 5 Miliar
Berita terkait
Rosan Ungkap Nilai Ekspor Batu Bara hingga CPO yang Dipantau DSI Capai USD 70 M
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 22.00
Peluncuran Danantara Sumberdaya, Rosan Ungkap Nilai Ekspor 3 Komoditas Indonesia
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 19.45
Danantara Kumpulkan Bos-Bos Batu Bara Cs, Beberkan Cara Kerja DSI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.05
Daftar Lengkap Komisaris hingga Direksi DSI: Ada CEO Freeport hingga Mantan Petinggi Bank Dunia
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 18.56