Ekonom: Penyelesaian utang Whoosh perlu perhatikan disiplin fiskal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indef menyebut penyelesaian utang Whoosh Jakarta-Bandung harus memperhatikan disiplin fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan restrukturisasi utang dengan cicilan Rp1 triliun per tahun dan tenor 80 tahun. Rizal Taufikurahman menekankan risiko bahaya moral dan preseden bagi BUMN lain, serta potensi penebusan beban publik melalui belanja nonprioritas. Keberhasilan penyelesaian tidak hanya melihat dari kemampuan membayar utang, tetapi transparansi, keadilan, dan pengaruh pada belanja publik multiplier ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 15.00
IMF Ungkap Utang Pemerintah Dunia Tembus Level Tertinggi Sejak Perang Dunia II
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 08.39
Pangkas 26 jadi 3 Entitas, ID Food Ditargetkan Raup Rp40 Triliun di 2027
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 18.10
Kantongi Laba Triliunan, BUMN dan SMV Disiapkan untuk Bayar Utang Whoosh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.26
Strategi Purbaya Agar APBN Tetap Sehat di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia
Berita terkait
Ekonom nilai APBN masih mampu tanggung beban utang Whoosh
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 17.28
Membaca Ruang Fiskal dengan Lebih Utuh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.52
Utang AS Bengkak hingga Rp17.800 T dalam 5 Bulan, Buat Perang Iran?
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.03
Amerika Dalam Bahaya! Utang Menuju Rp 900 Kuadriliun-Segera Bangkrut?
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.40