Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonom UGM: Desil 9 dan 10 Tak Selalu Cerminkan itu Orang Kaya

Dosen FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho menjelaskan posisi rumah tangga di desil 9 dan 10 DTSEN tidak otomatis menandakan kesejahteraan tinggi. Desil hanya menempatkan rumah tangga secara relatif dalam distribusi kesejahteraan nasional, bukan mengukur kekayaan absolut. Metode Proxy Means Test (PMT) yang dipakai memiliki kemungkinan kesalahan, terutama jika data rumah tangga tidak diperbarui. Risiko utama adalah exclusion error (kelompok membutuhkan dikeluarkan) dan cliff effect (dua rumah tangga dengan kondisi hampir sama mendapat perlakuan berbeda hanya karena berada di sisi batas desil). Pemerintah perlu membuka variabel pembentukan desil, menyediakan mekanisme sanggah, dan memetakan kesejahteraan secara lebih rinci termasuk zona transisi.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait