Ekonomi Global 2027 Menguat: Optimisme Indonesia Melalui Konsumsi-Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 mencatat pertumbuhan GDP ADHB sebesar 5,29% (yoy) dengan PDB Rp6.552,1 triliun. Investasi modal tetap bruto naik 6,87%, didukung konsumsi rumah tangga 5,06% dan konsumsi pemerintah 15,97%. Bank Indonesia menjaga cadangan devisa USD 145,3 miliar (setara 5,5 bulan impor) dan BI-Rate 5,75% untuk mengendalikan inflasi. Proyeksi IMF, Bank Dunia, dan OECD menyatakan ekonomi global akan memperkuat di 2027 setelah ketegangan geopolitik 2026. Kelemahan utama terletak pada ketergantungan ekspor komoditas dan proteksionisme global yang menghambat pertumbuhan industri dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 2 September 2026 pukul 07.15
Rupiah Diprediksi Melemah Rabu 2 September, Bisa Tembus Rp 17.790 per Dolar AS
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.54
Global Masih Gelap, Bos BI Bicara soal Prospek Ekonomi RI
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.05
Bidik Ekonomi Tumbuh 6%, Pemerintah Patok Rupiah 17.500 per Dolar AS
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.13
Proyeksi BI 2027: Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$
Berita terkait
Proyeksi IHSG Masih Solid di Tengah Tekanan Suku Bunga AS
kumparan · 2 September 2026 pukul 06.53
IHSG Dibuka Naik 0,46% ke 6.555, Pesta Bursa Berlanjut?
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.02
Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,6%, tapi Ada Masalah Besar di Investasi
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 17.42
Dirut BRI Bicara Soal Industri Perbankan Nasional di Kuartal II-2026, Begini Kondisinya
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 13.26