Ekonomi Indonesia Sentuh 5,29%, Pengusaha Ungkap Tekanan Global hingga Domestik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5218475/original/018877500_1747150696-20250513_193153.jpg)
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% (yoy) pada kuartal II 2026, melambat dari kuartal I yang mencapai 5,61%. Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengapresiasi capaian positif ini namun menekankan tekanan berat yang dihadapi pelaku usaha. Pertumbuhan ditopang konsumsi rumah tangga yang berkontribusi 53,32% terhadap PDB dengan pertumbuhan 5,06%, didorong momen libur dan hari besar keagamaan. Subkomponen restoran-hotel tumbuh 6,47% serta transportasi-komunikasi 5,71%. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) berkontribusi 29,36% dengan pertumbuhan 6,87%, ditopang kendaraan tumbuh 26,03% dan realisasi investasi BKPM 7,14%.
Di sisi lain, pelaku usaha menghadapi tekanan ganda. Konflik Selat Hormuz memicu cost-push inflation melalui kenaikan harga BBM dan biaya logistik, serta pelemahan nilai tukar yang membebani biaya bahan baku impor. Permintaan ekspor tertekan akibat ketegangan geopolitik yang menurunkan daya beli negara rekan dagang, ditambah investigasi perdagangan AS terhadap Indonesia. Pasar domestik juga melambat karena kenaikan harga BBM, sehingga aktivitas sektor riil Q2 2026 dinilai cukup berat dan kurang mendukung ekspansi usaha.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.14
Dunia Makin Doyan Kopi RI, Ekspornya Tembus Rp 12,3 T
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 19.21
Cegah Ekonomi Jatuh di Bawah 5%, Ekonom Didik: Belanja Pemerintah Tak Akan Langgeng
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.00
Ekonomi RI Bisa Tumbuh Tinggi, tapi Ada Syaratnya
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.40
Industri Tekstil Tarik Investasi Rp 11,4 T
Berita terkait
Ekonom sebut Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027 Tidak Realistis
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.15
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Prabowo Sebut Ekonomi RI Semester I 5,45% Tertinggi dalam 13 Tahun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.38
Video: Saingi Ekonomi Vietnam Cs, RI Wajib Jaga Kepercayaan Investor
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.39