Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonomi RI Bisa Tumbuh Tinggi, tapi Ada Syaratnya

Ekonom Senior Indef Didik J Rachbini menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di kisaran 5% karena kebijakan ekonomi terlalu berorientasi ke dalam negeri (inward looking) dan mengabaikan sektor luar negeri. Tanpa menjadikan sektor luar negeri sebagai mesin utama transformasi ekonomi dan industrialisasi, Indonesia dinilai sulit mencapai pertumbuhan 8%. Sebagai perbandingan, Vietnam berhasil mencatatkan pertumbuhan tahunan hingga 8,3%.

Didik menekankan perlunya perubahan orientasi kebijakan dari inward looking menjadi outward looking untuk menarik investasi asing (FDI) lebih deras melalui insentif, infrastruktur, dan birokrasi yang efisien. Masuknya investasi asing diyakini akan mendorong investasi domestik seiring kebijakan berorientasi ekspor. Indonesia pernah menerapkan strategi outward looking pada era 1980-an yang berhasil menghasilkan pertumbuhan 7-8% selama dua dekade. Didik menilai belanja pemerintah saja tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan tinggi, dan tanpa perubahan kebijakan, janji kampanye sulit diwujudkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait