Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyatakan ekonomi syariah Indonesia mencapai Rp3.131,02 triliun dengan peringkat 4 terbesar di dunia. Indonesia menjadi produsen nomor satu produk halal dengan 4,4 juta sertifikat halal. Pemerintah telah menandatangani mutual recognition arrangement (MRA) dengan 39 negara untuk mempermudah ekspor-impor produk halal. KUR Syariah dan perbankan syariah digugurkan untuk mendukung UMKM, sementara potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dioptimalkan melalui konsolidasi antarlembaga. Provinsi Aceh disebut sebagai model pengembangan keuangan syariah yang dapat diadopsi daerah lain.
Bagikan
Berita terkait
Airlangga: Potensi Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf Capai Rp 343 Triliun
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.05
Menag Sebut Dana Umat Bisa Tembus Rp 1.000 T, Fidyah Bisa Capai Rp 3 T per Tahun
kumparan · 8 September 2026 pukul 18.08
Airlangga: Aset keuangan syariah RI makin kuat, capai Rp3.131 triliun
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.55
Kampanyekan Generasi Haji, Bank Mega Syariah Perkuat Pendekatan Berbasis Komunitas
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.33