Airlangga: Potensi Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf Capai Rp 343 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyatakan bahwa potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf di Indonesia mencapai Rp 343 triliun. Potensi besar ini mencerminkan kekuatan ekonomi syariah Indonesia yang menempati peringkat keempat di dunia, dengan nilai aset sebesar Rp 3.131 triliun. Indonesia berada di peringkat keempat setelah Malaysia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Bahrain.
Airlangga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi syariah akan terus meningkat, didorong oleh meningkatnya minat konsumsi terhadap produk fashion modest. Belanja konsumen muslim global mencapai Rp 2,6 triliun pada 2024, dan diperkirakan akan naik menjadi Rp 3,56 triliun pada 2029.
Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan jaminan produk halal sebagai landasan daya saing industri ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Halal yang ada.
Bagikan
Berita terkait
Menag Sebut Dana Umat Bisa Tembus Rp 1.000 T, Fidyah Bisa Capai Rp 3 T per Tahun
kumparan · 8 September 2026 pukul 18.08
Airlangga: Aset keuangan syariah RI makin kuat, capai Rp3.131 triliun
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 17.55
BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.45
Dana Haji Rp 78 T Berpotensi Jadi Pasar Baru Asuransi Syariah
kumparan · 1 September 2026 pukul 13.27