Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Ekspor Furnitur RI Masih Bergantung AS, Airlangga Dorong Cari Pasar Baru

Industri furnitur Indonesia masih bergantung pada pasar AS yang menyerap 60% ekspor. Di IFFINA 2026, Airlangga mendorong perluasan pasar internasional untuk mengurangi risiko ketidakpastian global. Ekspor furnitur 2025 mencapai US$2,39 miliar dengan surplus US$473,31 juta, namun pangsa pasar global hanya 0,77% (peringkat 25). Produksi kayu bulat 57,46 juta m³ dan rotan mendominasi bahan baku. Sektor IKM menyumbang 99,79% usaha dan 65,52% tenaga kerja. Pemerintah menyediakan insentif PPh 21, kredit pembiayaan, dan dukungan restrukturisasi mesin serta promosi ekspor.

Berita terkait