Emas Rusia Banjiri Hong Kong, Sanksi Barat Ubah Peta Perdagangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
Impor emas Rusia ke Hong Kong melonjak tajam mencapai 112,7 ton pada tujuh bulan pertama 2026, melampaui total impor tahun 2025 sebesar 92,1 ton. Peningkatan ini dipicu oleh sanksi Barat pasca-invasi Ukraina 2022 yang menutup akses Rusia ke pasar London, sehingga perdagangan beralih ke Asia. Kontribusi emas Rusia terhadap impor nonmoneter Hong Kong naik signifikan dari 0,6% pada 2021 menjadi hampir 15% pada 2026.
Hong Kong kini menjadi pintu masuk utama emas Rusia menuju China daratan, pasar konsumen emas terbesar dunia yang tidak menerapkan sanksi. Di saat bersamaan, China meningkatkan cadangan emas resminya lebih dari 40 ton pada semester I 2026 sebagai mineral strategis. Pergeseran ini mencerminkan penguatan hubungan bilateral antara Rusia dan China di tengah tekanan ekonomi dari Amerika Serikat dan Inggris.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.42
Lawan Tekanan AS, Rusia dan China Bersatu Bela Hak Iran Miliki Program Nuklir
Berita terkait
China Mendadak Bangun 'Hong Kong' Baru Bernilai Rp2.000 T
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 19.15
Geger Harta Karun Senilai Rp1.000 T Ditemukan Terkubur di Bawah Tanah
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 15.45
Penambang Ilegal Dibantu China Keruk Tambang Emas RI Pakai Ekskavator
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.40
Temuan Harta Karun Emas Super Raksasa di Kedalaman 3 Km
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.45