Energi Hijau Jadi Mesin Pertumbuhan Baru, Indonesia Bangun Ekosistem Industri Rendah Karbon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengarahkan pengembangan energi hijau sebagai mesin pertumbuhan baru, di samping agenda transisi energi. Dengan potensi energi baru terbarukan (EBT) yang mencapai lebih dari 3.000 gigawatt, Indonesia berupaya membangun industri rendah karbon, termasuk baterai kendaraan listrik, energi surya, dan kawasan industri hijau. Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Elen Setiadi, menekankan perlunya sumber pertumbuhan baru untuk mencapai target ekonomi, sementara sektor energi diproyeksikan menjadi penggerak utama.
Bagikan
Berita terkait
Investasi Hijau Terganjal Kuota PLN, Industri Terpaksa 'Antre' Pasang PLTS Atap
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.43
BKPM Obral Aturan Modal PMA, Syarat Rp10 Miliar Kini Bisa Bagi Banyak Titik SPKLU
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.00
Satu Dekade, SUN Kembangkan 400 Proyek Energi Surya Kurangi 244 Ribu Ton Emisi per Tahun
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 18.20
Rantai Dingin Kunci Tekan Susut Hasil Perikanan dan Perkuat KNMP
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 14.04