Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

ESDM Catat Distribusi Biodiesel 10,69 Juta KL, B50 Capai 3,4 Juta KL

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penyaluran biodiesel kumulatif mencapai 10,69 juta kiloliter hingga 7 September 2026. Dari total tersebut, penyaluran B40 sejak Januari 2026 mencapai 7,27 juta kiloliter, sementara penyaluran B50 sejak 1 Juli hingga 7 September mencapai sekitar 3,4 juta kiloliter. Volume ini merupakan akumulasi penyaluran selama masa transisi dari B40 menuju B50, bukan seluruhnya B50.

Direktur Jeneral Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa penerapan B50 dimulai pada 1 Juli 2026 setelah program B40 berjalan sejak 1 Januari 2025. Pemerintah memproyeksikan penyaluran biodiesel selama 2026 dapat mencapai 16,8 hingga 18 juta kiloliter, sehingga realisasi hingga 7 September setara dengan 59 hingga 64 persen dari proyeksi tahunan.

Program B50 merupakan kebijakan pencampuran 50 persen biodiesel berbasis fatty acid methyl ester (FAME) dengan 50 persen solar fosil. Meski mandatori sejak 1 Juli 2026, transisi distribusi masih berlangsung. Hingga awal September, 76 dari 104 titik serah telah menyalurkan B50, sementara 28 titik lainnya masih dalam proses. Di tingkat SPBU, 6.050 dari 6.412 SPBU penyalur biosolar telah mendistribusikan B50, dan 362 SPBU lainnya masih menjual B40. Pemerintah memberikan kelonggaran hingga 30 September 2026 untuk habiskan stok B40.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait