Gedung MK di IKN Terus Dikebut, Begini Progresnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, melaporkan progres pembangunan kawasan yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara kepada rombongan Mahkamah Konstitusi yang berkunjung pada Sabtu (1/8/2026). Rata-rata progres bangunan gedung di kawasan yudikatif mencapai 11,8%, sementara pembangunan jalan di kawasan tersebut sudah mencapai 27,6% dengan panjang 7,8 kilometer.
Secara khusus, Gedung Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial tercatat memiliki progres fisik sebesar 12,41% per 29 Juli 2026. Gedung MK direncanakan memiliki total luas bangunan 44.691 meter persegi, dilengkapi ruang sidang pleno berkapasitas 400 orang, ruang rapat permusyawaratan hakim, ruang kerja kelembagaan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Hakim Konstitusi Arsul Sani yang memimpin rombongan mengaku optimistis pembangunan dapat selesai sesuai jadwal setelah melihat langsung progres di lapangan. Rombongan juga meninjau kawasan proyek yudikatif dan legislatif, serta melakukan penanaman pohon di Plaza Yudikatif. Arsul menyatakan keyakinannya terhadap keberlanjutan pembangunan IKN di bawah kepemimpinan Basuki Hadimuljono.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.05
Gedung Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial di IKN Ditargetkan Rampung 2027
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.43
Gedung MK Mulai Dibangun di IKN, Ini Progres Terbarunya
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.10
Hakim MK Datang dan Lihat Langsung Kondisi IKN, Komentarnya Tak Terduga
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 21.50
Gedung MK di IKN Masuk Tahap Konstruksi
Berita terkait
Prabowo Tak Sebut IKN dalam Pidato APBN 2027, Basuki Buka Suara
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.19
Istana Wakil Presiden di IKN Dibuka untuk Umum pada 15–17 Agustus
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.05
Cerita ASN Pengalaman Tinggal di IKN, Komentarnya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 14.45
Pemilu 2029 Dipisah, Mengapa Aturan Pelaksana Belum Beres?
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.09