Geger Dugaan Wabah Pes di Siberia: Laboratorium Ditutup, Ratusan Orang Dikarantina, Pejabat Rusia Diduga Tutupi Fakta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebulan setelah seorang teknisi laboratorium asal Rusia, Daria Shipilova (28), tewas akibat dugaan wabah pes pneumonik di Siberia, pihak berwenang setempat menerapkan karantina terhadap 197 orang yang teridentifikasi sebagai kontak erat korban. Insiden ini terjadi ketika Shipilova secara tidak sengaja memecahkan tabung sampel berisi patogen berbahaya saat melakukan pengujian rutin di Institut Penelitian Anti-Pes Irkutsk, kota Shelekhov, pada 2 Oktober 2026. Menanggapi kasus ini, sejumlah rumah sakit di Kota Irkutsk, termasuk Rumah Sakit Kota No. 1, 3, dan 10, ditutup dan dikarantina selama tiga minggu. Para dokter setempat dilaporkan membahas penanganan kasus pes secara terbuka, meskipun istilah resmi tidak digunakan dalam dokumen pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 10.45
Wabah Misterius Lepas dari Lab di Rusia, 1 Orang Tewas dan Ratusan Dikarantina
Berita terkait
Wabah dari Laboratorium Rusia Picu Efek Berantai, Ratusan Orang Dikarantina hingga Industri Waspada
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 12.08
Geger Wabah Penyakit di Lembaga Penelitian, Hampir 200 Orang Diawasi
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 16.00
11 Saran Ombudsman untuk Imipas Usai Temuan Klaster Mewah di Lapas Cibinong Bogor
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 14.00
Bakso hingga Ikan Asin Asal Malaysia Dimusnahkan, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 20.15