Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

Penemuan besar emas di Cikotok, Banten, masuk akal sejak zaman kolonial Belanda. Pemerintah Hindia Belanda mengirim peneliti W.F.F. Oppenoorth pada 1919 untuk eksplor, yang berhasil menemukan cadangan 30.000 ton emas pada 1928. Untuk eksploitasi, dibangun 25 terowongan dengan biaya 80.000 gulden per tahun. Hasil tambang melimpah, dengan lebih dari 61.000 ton emas diekstrak pada 1933, nilai 3,68 miliar gulden. Namun, keuntungan hanya dialokan pemerintah kolonial, sementara penduduk pribumi tidak mendapat manfaat. Setelah merdeka, tambang dikelola NV Perusahaan Pembangunan Pertambangan lalu PT Antam hingga tutup pada 2005. Cikotok menjadi salah satu tambang emas terbesar kolonial, sebelum peran besar dialihkan Freeport di Papua.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait