Harga Sawit RI Dimanipulasi, Prabowo: Jual Rp15.000, di Eropa Rp27.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan adanya dugaan praktik under invoicing atau pelaporan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya pada komoditas kelapa sawit. Menurutnya, harga minyak mentah sawit yang dilaporkan saat keluar dari Indonesia hanya sekitar Rp15.000 per kilogram, sementara harga yang diterima di pasar internasional, khususnya di bursa Rotterdam Belanda, mencapai Rp27.000 per kilogram. Selisih harga sebesar hampir 50% ini, menurut Prabowo, tidak memberikan manfaat bagi negara, melainkan mengalir kepada pihak-pihak tertentu melalui praktik perdagangan yang tidak transparan.
Prabowo menyatakan bahwa praktik ini telah menyebabkan Indonesia kehilangan potensi devisa yang sangat besar selama bertahun-tahun. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah menyiapkan sistem tata kelola ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), entitas baru di bawah Danantara. PT DSI ini akan berfungsi sebagai pintu tunggal untuk pengawasan dan prosesing ekspor komoditas strategis milik Indonesia.
Pembentukan PT DSI diumumkan secara resmi oleh Prabowo pada 20 Mei 2026 di Gedung MPR/DPR Jakarta. Dengan sistem ini, diharapkan transaksi ekspor komoditas kunci seperti kelapa sawit dapat lebih transparan dan mencegah kehilangan nilai yang terjadi akibat praktik under invoicing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.28
Prabowo Pamer Rating Positif Barat atas Kinerja DSI Berantas Penipuan Ekspor
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.51
Prabowo Ungkap Danantara Temukan Potensi Penerimaan Negara USD 5 Miliar
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Bersih-bersih BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.45
PT DSI Sudah Analisis 6.500 Transaksi Ekspor Senilai USD 14 M
Berita terkait
Pimpinan DPR Kaji Usul Presiden Prabowo soal Peradilan Ad Hoc BUMN
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.35
Prabowo Ingin Ada Pengadilan Ad Hoc Kasus Korupsi BUMN, Ini Alasannya
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.41
Istana Luruskan Pernyataan Prabowo soal BUMN, Belum Sampai Bicara Amnesti
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 16.30
Istana soal Prabowo Mau Bentuk Pengadilan Ad Hoc: Semangat Benahi BUMN
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35