Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa NTT, Plan Indonesia Siapkan Bantuan untuk Anak Terdampak

Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Pusat gempa di Laut Flores, 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, kedalaman 15 kilometer. Peringatan tsunami sudah dicabut. Guncangan terasa di Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, dan Manggarai. Rumah serta fasilitas umum rusak. Jalan antarkabupaten terganggu longsor dan runtuhan batu, termasuk jalur Trans Ende-Bajawa dan jalur ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, sehingga akses bantuan berpotensi terhambat.

Plan Indonesia, yang memiliki wilayah kerja utama di NTT, memantau anak-anak dan kelompok rentan di Manggarai, Manggarai Timur, Bajawa, Nagekeo, Sikka, dan Lembata. Direktur Eksekutif Dini Widiastuti menyatakan tim melakukan verifikasi lapangan dan koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, serta jaringan kemanusiaan. Kajian cepat kebutuhan dilakukan karena bencana juga memengaruhi rasa aman dan kondisi psikologis anak.

Plan Indonesia menyiapkan tempat tinggal darurat, paket kebersihan menstruasi, dan akses air bersih, dengan fokus pada anak perempuan yang berisiko kehilangan pendidikan, ruang aman, dan layanan dasar. Pemerintah masih mendata dampak sehingga angka kerusakan dapat berubah. Warga diminta mengikuti arahan BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah serta mewaspadai gempa susulan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait