Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa NTT, Mendagri Soroti Tipisnya Anggaran Bencana Daerah

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyoroti keterbatasan anggaran bencana di sejumlah pemerintah daerah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur. Dalam rapat koordinasi di Labuan Bajo, Mendagri menginstruksikan seluruh pemda untuk memprioritaskan penyelamatan korban, penyaluran santunan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pemulihan fasilitas vital seperti jaringan listrik dan telekomunikasi yang sebagian masih terganggu.

Kondisi fiskal di daerah terdampak dinilai memprihatinkan akibat menipisnya dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Sebagai contoh, BTT Manggarai Timur hanya tersisa sekitar Rp400 juta dan Nagekeo sekitar Rp1,1 miliar. Kendala tersebut diperparah oleh rendahnya tingkat penyerapan anggaran daerah yang masih di bawah 50 persen, antara lain di Kabupaten Ende sebesar 43 persen, Flores Timur 44 persen, dan Manggarai Timur 49 persen.

Guna mengatasi masalah ini, Kemendagri menurunkan tim khusus untuk mendampingi percepatan penyerapan anggaran. Mendagri juga meminta kementerian dan lembaga pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan infrastruktur darurat serta memperkuat pasokan logistik agar keterbatasan dana daerah tidak menghambat proses pemulihan pascabencana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait