Alibaba Panen Cuan Sampai US$40 Miliar, AI Jadi Mesin Uang Baru!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alibaba membukukan pendapatan US$40,02 miliar (268,95 miliar yuan) pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, naik 9% secara kuartalan. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh lonjakan permintaan layanan kecerdasan buatan (AI) yang memperkuat bisnis cloud, serta dampak perpanjangan festival belanja 618. Pendapatan cloud yang berkaitan dengan AI melonjak hingga 45%, menjadikannya salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat. Capaian ini sedikit melebihi proyeksi analis yang berada di level 268,88 miliar yuan. Alibaba menempatkan AI sebagai motor pertumbuhan jangka panjang dan mempercepat ekspansi investasi, termasuk kenaikan belanja modal hingga 75%. Dana investasi difokuskan pada peningkatan kapasitas komputasi, penguatan infrastruktur AI, dan pengembangan model kecerdasan buatan. Selain itu, perpanjangan festival belanja 618 memberikan dorongan tambahan bagi bisnis e-commerce inti perusahaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
China Punya 'Harta Karun' Baru, Nilainya Tembus Rp 3.000 Triliun
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.43
Adopsi AI Akamai Mengubah Infrastruktur Bisnis di Asia Pasifik
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.05
Temuan Baru Bikin Orang Buta Bisa 'Melihat' Lagi Tanpa Operasi
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.20
Amerika Ungkap Alasan Sebenarnya China Makin Maju
Berita terkait
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Alibaba Rilis Qwen 3.8-Max, Model AI Saingan Claude Fable 5
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.25
DPR Dorong Pembentukan Pansus AI Lintas Komisi untuk Perkuat Industri Indonesia
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.45
Investasi AI Indonesia Melonjak, Tapi Kematangan Implementasi Masih Rendah
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 18.25