Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Geo Dipa Energi (Persero) siap menjadi Special Mission Vehicle (SMV) pemerintah dan instrumen fiskal untuk ekonomi hijau Indonesia. Direktur Utama Yudistian Yunis menyatakan perusahaan memiliki kesiapan teknis dan finansial berdasarkan pengalaman 24 tahun di sektor panas bumi. Saat ini Geo Dipa mengoperasikan 120 MW pembangkit listrik panas bumi, sedang membangun tambahan 110 MW, serta menyiapkan procurement untuk proyek 110 MW lagi. Total kapasitas yang dikelola dan dikembangkan mencapai hampir 400 MW. Perseroan memiliki peringkat kredit AAA dan skor ESG 63 dari S&P Global, masuk 25 besar di Asia dan 50 besar dunia untuk sektor utilitas. Untuk pengembangan EBT di luar panas bumi, Geo Dipa akan bekerja sama dengan BUMN seperti PT PLN, PT Brantas Abipraya, serta melibatkan SMI, PII, SMF, LPEI, BPDLH, dan PIP dalam ekosistem ekonomi hijau yang terintegrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.09
Rencana Tukar Kepemilikan PNM dengan Geo Dipa Tak Dapat Restu Prabowo
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.27
Alasan Geo Dipa Batal Pindah ke Danantara dan Tetap di Kemenkeu
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.16
Genjot Ekspor, Geo Dipa Usul Reformasi Fiskal EBT
Berita terkait
Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM Batal, Ini Penjelasannya!
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.50
88% Potensi Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan, Industri Dorong Percepatan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.12
Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Geo Dipa Pilih Cari Modal Lewat Obligasi Ketimbang Jual Saham
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.30