Alasan Geo Dipa Batal Pindah ke Danantara dan Tetap di Kemenkeu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Yudistian Yunis menjelaskan alasan perusahaan tetap berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan tidak dialihkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Menurutnya, posisi Geo Dipa di bawah Kemenkeu dinilai strategis karena perusahaan dapat berperan sebagai instrumen fiskal pemerintah untuk membangun ekosistem ekonomi hijau (green economy). Sebelumnya, Geo Dipa sering menjadi bahan untuk dialihkan ke Pertamina, PLN, atau Kementerian BUMN karena dianggap tidak sesuai berada di Kemenkeu. Namun, setelah Danantara berdiri, rencana pengalihan kembali dibicarakan. Dalam pertemuan pada Agustus 2025, Menterer Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan pengalihan tersebut, namun Kemenkeu menyimpulkan bahwa Geo Dipa lebih efektif tetap di bawah kementeriannya untuk mendukung kebijakan energi terbarukan dan green economy. Yudistian menambahkan, jika dialihkan ke Danantara, Geo Dipa tidak akan optimal karena kurangnya dukungan kebijakan fiskal yang diperlukan untuk pengembangan energi panas bumi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.05
Prabowo Disebut Tak Kasih Restu Geo Dipa di Bawah Danantara
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.09
Rencana Tukar Kepemilikan PNM dengan Geo Dipa Tak Dapat Restu Prabowo
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.50
Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM Batal, Ini Penjelasannya!
Berita terkait
Masa Depan Ekonomi Hijau di Industri Maritim
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.39
RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.52
Danantara Ciptakan Ekonomi Hijau via Pelindo
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 16.57
Airlangga Ungkap Ekonomi Hijau Bisa Serap 5,3 Juta Pekerja di 2029
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 04.45