Geser China, Investor Asia Tenggara Rebut Dominasi Pasar Properti Hong Kong
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307332/original/087306600_1784987684-Untitled.jpg)
Investor Asia Tenggara, terutama dari Singapura, kini menjadi pembeli non-lokal terbesar di pasar properti komersial Hong Kong. Berdasarkan data Savills, investor Asia Tenggara menyumbang 3,37 miliar dolar Hong Kong (sekitar 11%) dari total transaksi senilai 30,36 miliar dolar Hong Kong. Posisi ini menggeser dominasi investor China daratan yang kini hanya berkontribusi sebesar 5,8%.
Kenaikan ini kontras dengan kondisi tahun 2025, di mana investor China daratan mendominasi pasar non-lokal dengan pangsa 34%, sementara Asia Tenggara hanya 3,7%. Beberapa transaksi besar tahun 2026 melibatkan DBS Bank (Hong Kong) yang membeli unit di gedung The Center senilai 2,62 miliar dolar Hong Kong, serta Wee Hur Holdings yang mengakuisisi gedung One Bedford Place senilai 748,8 juta dolar Hong Kong.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 16.48
Jelang Akhir Pekan, IHSG Turun 0,33% ke Level 6.441
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 16.24
IHSG Lesu ke 6.441 Tutup Pekan Ini
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.00
Rekomendasi Saham Hari Ini: CUAN, INET, hingga DMAS
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 06.30
IHSG Diproyeksi Berotot Jelang Akhir Pekan Ini
Berita terkait
Aguan hingga Bos BSD Kumpul, Ini Persoalan yang Dibahas
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Bamsoet: Penguatan Sektor Properti Harus Jadi Bagian Strategi Nasional
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.01
Pakar: RI Masih Punya Modal Kuat Jadi Magnet Investasi Global
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 11.40
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 September 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Sentuh Rp 2,5 Juta
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 14.07