Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Pelaku Usaha Warga Kuningan Perlahan Keok Lawan Warung Madura
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti penurunan jumlah pelaku usaha warga Kuningan, terutama di sektor kuliner seperti bubur kacang hijau, kopi, dan mi instan. Menurutnya, banyak lapak warga yang terpaksa tutup karena tidak mampu bersaing dengan warung-warung dari daerah lain, termasuk Warung Madura. Dedi menekankan bahwa kemampuan berjualan saja tidak cukup; warga juga perlu dilatih dalam manajemen usaha, pengelolaan modal, pencatatan keuangan, dan strategi retensi pelanggan.
Dedi menilai penurunan ini bukan sekadar soal ketamakan kerja, tetapi juga kesiapan SDM untuk mengelola bisnis secara profesional. Ia menawarkan dukungan pemerintah daerah untuk membantu pemerintah Kabupaten Kuningan mengembangkan usaha besar sebagai penggerak ekonomi lokal. Gagasan ini bertujuan agar pelaku usaha lokal tidak terus kehilangan ruang di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka.
Selain itu, Dedi juga menjanjikan bantuan untuk kebutuhan pembangunan lainnya, seperti perbaikan jalan desa yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Kuningan.
Bagikan
Berita terkait
Dedi Mulyadi Heran Kuningan Dilabeli Miskin: Saya Keliling, Rumah Warganya Sangat Bagus dan Mewah
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 10.14
Boediono: Pemimpin Harus Mampu Menyatukan Rasionalitas Kebijakan dan Otoritas Politik
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 11.01
DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan, Pengusaha Suarakan Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.50
Tifatul Soroti Anomali Daya Beli di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.38