Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Batu Bara Acuan Turun Jadi US$ 124,4/Ton

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode pertama Agustus 2026 sebesar US$ 124,44 per ton, turun 5,62% dibandingkan HBA periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$ 131,85 per ton, atau turun US$ 7,41 per ton. Penurunan ini dipengaruhi harga penjualan batu bara aktual pada transaksi dengan tanggal pengapalan 8 Juni 2026 hingga 7 Juli 2026, yang menjadi dasar pembayaran royalti di aplikasi ePNBP Minerba. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno. Meskipun turun dibandingkan periode sebelumnya, HBA periode pertama Agustus 2026 masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode pertama Agustus 2025, HBA tercatat US$ 102,22 per ton, sehingga secara tahunan naik US$ 22,22 per ton atau meningkat sekitar 21%. HBA ini berlaku pada titik serah Free on Board (FOB) vessel dan menjadi dasar penghitungan Harga Patokan Batu Bara (HPB) untuk batu bara dengan nilai kalor lebih dari 6.000 kcal/kg GAR. Besaran HPB selanjutnya disesuaikan dengan kualitas batu bara, seperti nilai kalor, kandungan air, kandungan sulfur, dan kandungan abu. Pada periode yang sama, HBA untuk batu bara 6.322 GAR sebesar US$ 124,44 per ton, HBA I untuk 5.300 GAR sebesar US$ 93,27 per ton (naik 3,75%), HBA II untuk 4.100 GAR sebesar US$ 65,48 per ton (naik 3,53%), dan HBA III untuk 3.400 GAR sebesar US$ 45,27 per ton (naik 0,42%).", "tags": ["harga batu bara", "esdm", "hba", "energi", "minerba"]

Berita terkait