Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Emas Dunia Dekati Level Tertinggi 7 Pekan, Peluang Tembus US$ 4.500

Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Senin dan bertahan di dekat level tertinggi tujuh pekan terakhir. Harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 4.356,79 per ounce, setelah Jumat lalu sempat menyentuh US$ 4.371,63 per ounce, level tertinggi sejak 17 Juni 2026. Kontrak emas berjangka AS juga naik 0,4% menjadi US$ 4.416,00 per ounce. Kenaikan ditopang momentum beli yang kuat serta kekhawatiran investor tertinggal reli harga (FOMO).

Pembelian emas oleh bank sentral China menjadi faktor pendukung utama. China menambah cadangan emas pada Juli 2026, dengan tambahan terbesar sejak Oktober 2023. Sementara itu, investor menunggu data inflasi AS: CPI dijadwalkan rilis Rabu dan PPI Kamis. Ekonom memperkirakan inflasi konsumen Juli naik 3,4% secara tahunan, lebih rendah dari 3,5% pada Juni. Data CPI dinilai akan menentukan arah pergerakan emas berikutnya.

Pelaku pasar juga memperkirakan peluang sekitar 50% kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 dan 81% pada Desember 2026. Suku bunga lebih tinggi biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas. Dari sisi geopolitik, Iran menyatakan hampir mencapai kesepakatan final dengan Oman soal jalur pelayaran baru di Selat Hormuz. Logam mulia lain bergerak bervariasi: perak naik 2,3% ke US$ 65,03, platinum turun 0,1% ke US$ 1.743,05, dan palladium naik 0,2% ke US$ 1.380,68 per ounce.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait