Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Kembali Tekan The Fed, Sejauh Mana Presiden AS Bisa Intervensi Bank Sentral?

Presiden AS Donald Trump kembali menekan Federal Reserve (The Fed) agar menurunkan suku bunga dan berupaya mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook. Langkah ini memicu perdebatan soal batas kewenangan presiden terhadap bank sentral serta kekhawatiran akan independensi The Fed dalam menentukan kebijakan moneter tanpa tekanan politik. Bloomberg melaporkan Trump menuntut suku bunga lebih rendah dan menghubungi Ketua The Fed Kevin Warsh secara berkala. Trump juga menghidupkan kembali ancaman memberhentikan Cook dengan tuduhan dugaan kecurangan pengajuan kredit perumahan, yang dibantah Cook dan terjadi sebelum ia menjabat sebagai gubernur The Fed.

Secara hukum, Undang-Undang Federal Reserve memberi presiden kewenangan memberhentikan anggota Dewan Gubernur The Fed karena alasan tertentu, seperti ketidakefisienan, kelalaian, atau pelanggaran hukum. Namun dalam kasus Cook, dasar tersebut masih diperdebatkan karena dugaan pelanggaran tidak berkaitan langsung dengan kinerjanya di The Fed. Mahkamah Agung AS mengizinkan Cook tetap bertugas selama proses hukum berlangsung. Kewenangan presiden yang paling jelas adalah mengangkat anggota Dewan Gubernur dan memilih pimpinannya, tetapi presiden tidak bisa langsung menentukan keputusan suku bunga.

Tekanan politik terhadap The Fed bukan hal baru. Presiden Lyndon Johnson pernah mengkritik Ketua The Fed William McChesney Martin, dan Richard Nixon menekan Ketua The Fed Arthur Burns pada era 1970-an.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait