Harga Emas Hari Ini Tergelincir Setelah Rilis Data Ekonomi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Harga emas dunia anjlok lebih dari 1% pada 10 September 2026 setelah data inflasi AS yang kuat dan kenaikan harga minyak. Harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.359,19 per ons, sementara emas berjangka US$ turun 1,3% menjadi US$ 4.402,5. Data inflasi AS Agustus menunjukkan peningkatan sesuai ekspektasi, terutama akibat kenaikan biaya energi. Spekulasi kenaikan suku bunga Fed naik menjadi 68%, naik dari 62% sebelumnya. ECB menaikkan suku bulia untuk kedua kalinya pada tahun ini. Harga minyak melonjak 4% menjadi US$ 105 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 10.26
Harga Minyak Dunia Melambung, Rupiah Melorot ke 38 Poin
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 08.50
IHSG Berpotensi Melemah di Tengah Kenaikan Harga Minyak dan Yield US Treasury
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.36
Kospi Korsel dan Nikkei Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Melemah
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.07
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Anjlok Jelang Rilis Data Inflasi AS
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Hari Ini Tergelincir Setelah Rilis Data Inflasi AS
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 07.29
Intip Harga Emas 24 Karat 10 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 12.45
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00