Harga Komoditas: Batu Bara, CPO, dan Nikel Naik, Timah Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada penutupan perdagangan Senin, 17 Agustus, harga komoditas energi mayoritas bergerak menguat seperti dilaporkan oleh tradingeconomics. Harga Crude Palm Oil (CPO) ditutup pada MYR 4,717 per ton, naik 0,15 persen dari hari sebelumnya, yang merupakan level tertinggi sejak awal April. Penguatan ini didukung oleh kenaikan harga minyak nabati di bursa Dalian dan aktivitas beli di pasar.
Selanjutnya, harga batu bara mengalami kenaikan kecil menjadi USD 129,30 per ton atau meningkat 0,04 persen. Tradingeconomics menjelaskan bahwa harga berjangka batu bara termal stabil di dekat USD 130 per ton pada pertengahan Agustus, dengan tren mendatar karena harga minyak tetap tinggi di tengah ketidakpastian kesepakatan AS-Iran yang berdampak pada Selat Hormuz.
Sementara itu, data dari London Metal Exchange (LME) menunjukkan harga nikel naik 0,11 persen ke USD 16,834 per ton. Sebaliknya, harga timah melemah 0,75 persen menjadi USD 55,770 per ton, menandakan pergerakan berlawanan di sektor logam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.04
Bahlil Naik Pitam: 'Masa Barang Kita Diatur Negara Lain?' Indonesia Siapkan Bursa Komoditas
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.54
Bocoran Istana: Sawit hingga Nikel Bakal Masuk Bursa Mineral
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.56
Pemerintah Siapkan Icomex, Harga CPO hingga Nikel Ingin Lebih Ditentukan Indonesia
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.43
Pemerintah Siapkan Icomex Jadi Bursa Komoditas, Ini Penjelasan Istana
Berita terkait
Harga Komoditas Hari Ini: CPO, Batu Bara, Nikel dan Timah Kompak Menguat
kumparan · 25 September 2026 pukul 08.45
Harga Komoditas: Batu Bara, Nikel, hingga CPO Kompak Melemah
kumparan · 14 September 2026 pukul 08.46
Harga Komoditas Hari Ini: CPO dan Batu Bara Melemah
kumparan · 10 September 2026 pukul 08.45
Harga Komoditas: Batu Bara Melesat 1,75 Persen, Nikel Naik 1,49 Persen
kumparan · 3 September 2026 pukul 09.16