Pemerintah Siapkan Icomex, Harga CPO hingga Nikel Ingin Lebih Ditentukan Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan Indonesia Commodity Exchange (Icomex) sebagai bursa komoditas untuk produk unggulan seperti minyak sawit (CPO), nikel, dan batu bara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan daftar komoditas final belum diputuskan, namun fokus pada barang yang produksinya besar di dalam negeri. Seluruh skema operasional Icomex masih dalam tahap penyusunan.
Hubungan Icomex dengan bursa komoditas yang sudah ada, yaitu Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), saat ini masih diatur. Prasetyo menyebut berbagai opsi terbuka, termasuk kemungkinan penggabungan atau beroperasi terpisah. Latar belakang pembentukan Icomex adalah keinginan Indonesia memperkuat kedaulatan atas penetapan harga komoditas milik negara, yang selama ini belum sepenuhnya dikendalikan sendiri.
Mekanisme detail pembentukan harga belum diumumkan. Prasetyo menegaskan nantinya akan memperhitungkan biaya produksi dan harga pasar dunia. Informasi lebih lanjut mengenai skema harga akan disampaikan setelah penyusunan selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.54
Bocoran Istana: Sawit hingga Nikel Bakal Masuk Bursa Mineral
Berita terkait
Batu Bara dan CPO Jadi Penyelemat Ekspor RI di Juli 2026
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.42
Batu Bara dan CPO Jadi Penyelemat Ekspor RI di Juni 2026
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.42
Video: Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.32
Istana Bocorkan Nama Bursa Mineral dan Komoditas
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.40