Bahlil Naik Pitam: 'Masa Barang Kita Diatur Negara Lain?' Indonesia Siapkan Bursa Komoditas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDI Bahlil Lahadalia memperkenalkan rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) untuk memberi Indonesia kendali lebih besar dalam menentukan harga komoditas sumber daya alam. BMKS diproyeksikan beroperasi pada 1 Januari 2027 sebagai instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Bahlil menyoroti harga batu bara yang selama ini dipengaruhi negara luar, sekaligus mengungkapkan bahwa pengetatan pasokan telah memulai meningkatkan stabilitas harga. Komoditas yang akan masuk BMKS meliputi CPO, nikel, dan batu bara, dengan nama resmi Indonesia Commodity Exchange (Icomex). Pemerintah belum menetapkan daftar final komoditas, tetapi fokus pada produk utama Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 08.29
Harga Komoditas: CPO Naik 1,39 Persen, Nikel Turun 1,36 Persen
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 08.42
Harga Komoditas: Batu Bara Naik 0,83 Persen, Timah Turun 1,71 Persen
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.49
Harga Komoditas: Batu Bara, CPO, dan Nikel Naik, Timah Turun
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.55
Sawit hingga Nikel Bakal Diperdagangkan di Bursa Mineral
Berita terkait
Harga Batu Bara Menguat di Tengah Pembatasan Ekspor, Nikel & CPO Merosot
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 09.50
Harga CPO Anjlok 2,10% ke MYR 4.672/Ton, Batu Bara dan Timah Menguat
kumparan · 28 September 2026 pukul 08.44
Harga Komoditas Hari Ini: CPO, Batu Bara, Nikel dan Timah Kompak Menguat
kumparan · 25 September 2026 pukul 08.45
Harga Komoditas Kompak Melemah, Batu Bara hingga Nikel Turun
kumparan · 24 September 2026 pukul 10.03