Harga Minyak Anjlok Nyaris 5% ke US$83 usai Trump Tunda Serang Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia anjlok hampir 5% ke US$83 pada perdagangan Senin, 3 Agustus, setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menunda serangan baru terhadap Iran. Keputusan ini bertujuan membuka jalan damai untuk menghentikan program nuklir Iran dan membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Penurunan harga terjadi setelah harga minyak sempat melonjak lebih dari 20% sepanjang bulan lalu akibat memanasnya konflik AS-Iran. Lonjakan dipicu oleh serangkaian serangan terhadap kapal tanker di sekitar Oman yang meningkatkan kekhawatiran keamanan dan membuat banyak perusahaan pelayaran enggan memasuki kawasan Teluk. Sinyal meredanya ketegangan muncul setelah Trump pada Sabtu, 1 Agustus, menyatakan melalui Truth Social bahwa Iran dan negara-negara Timur Tengah meminta tambahan waktu untuk merampungkan kesepakatan. Kesepakatan diharapkan akan menghasilkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara 'segera, penuh, dan total' serta mengakhiri ancaman nuklir Iran. Namun, pelaku pasar masih menilai situasi tetap rapuh, dengan analis memperhatikan kemungkinan gagalnya proses negosiasi seperti pekan sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 07.45
Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Anjlok 4,5%
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batal Serang Iran
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 05.15
Skenario Paling Realistis Akhiri Perang: Berikan Iran Kontrol Administratif Jangka Pendek di Selat Hormuz
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.15
Harga Minyak Hari Ini Melambung Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.10
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.30