Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Anjlok Nyaris 5% ke US$83 usai Trump Tunda Serang Iran

Harga minyak dunia anjlok hampir 5% ke US$83 pada perdagangan Senin, 3 Agustus, setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menunda serangan baru terhadap Iran. Keputusan ini bertujuan membuka jalan damai untuk menghentikan program nuklir Iran dan membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Penurunan harga terjadi setelah harga minyak sempat melonjak lebih dari 20% sepanjang bulan lalu akibat memanasnya konflik AS-Iran. Lonjakan dipicu oleh serangkaian serangan terhadap kapal tanker di sekitar Oman yang meningkatkan kekhawatiran keamanan dan membuat banyak perusahaan pelayaran enggan memasuki kawasan Teluk. Sinyal meredanya ketegangan muncul setelah Trump pada Sabtu, 1 Agustus, menyatakan melalui Truth Social bahwa Iran dan negara-negara Timur Tengah meminta tambahan waktu untuk merampungkan kesepakatan. Kesepakatan diharapkan akan menghasilkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara 'segera, penuh, dan total' serta mengakhiri ancaman nuklir Iran. Namun, pelaku pasar masih menilai situasi tetap rapuh, dengan analis memperhatikan kemungkinan gagalnya proses negosiasi seperti pekan sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait