Iran Ogah Damai 'Cuma-Cuma', AS dan Dunia Tertekan Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menolak membuka kembali negosiasi dengan Amerika Serikat sebelum seluruh persyaratan, termasuk pencabutan sanksi ekonomi dan kompensasi kerusakan perang, dipenuhi. Sikap tegas ini muncul meskipun Presiden Donald Trump menyatakan keterbukaan untuk berdialog, sehingga belum ada terobosan diplomatik yang nyata untuk mengakhiri konflik.
Kondisi ini memicu kekhawatiran global terhadap pasokan energi karena aktivitas pelayaran di Selat Hormuz menurun drastis dan terjadi insiden ledakan kapal tanker akibat ranjau. Dampaknya, harga minyak dunia melonjak dengan Brent mencapai sekitar US$108 per barel dan WTI di atas US$103 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.57
Trump Ungkap Tawaran dari Iran: Mereka Ingin Buat Kesepakatan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.52
AS Blokade Pelabuhan Iran, 103 Kapal Komersial Dipaksa Ubah Haluan
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 16.53
Iran klaim berhasil tembak jatuh dua drone AS di dekat Selat Hormuz
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.26
Tiongkok Berkomitmen Lindungi Hak Iran dan Dorong Stabilitas Selat Hormuz
Berita terkait
Iran Menggila! Rudal Pangkalan AS dan Serang 10 Kapal di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.50
Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.47
Harga Minyak Hari Ini Melambung Usai Ketegangan AS-Iran Meningkat
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.59
Gencatan Senjata Berakhir, Iran Isyaratkan Siap Hadapi Invasi Darat AS
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.57