Harga Minyak Brent Mendekati US$91, Pasokan Global Terancam Terganggu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak Brent naik ke dekat US$91 per barel selama empat sesi perdagangan berturut-turut. Kenaikan dipicu ketidakpastian antara AS dan Iran, meski belum ada negosiasi resmi. AS masih menerapkan blokade laut terhadap Iran, meningkatkan risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak global. Delapan serangan kapal dilaporkan bulan ini, menambah ketegangan. Di sisi lain, stok minyak mentah AS turun 328.000 barel pada pekan lalu, membantu dukungan harga Brent. Pasar memantau kondisi di Selat Hormuz yang kritis bagi distribusi energi dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.33
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$91 usai Harapan Damai AS-Iran Redup
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.20
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun!
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15
AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Tertahan, Kesepakatan Selat Hormuz Dinanti
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Breaking! AS-Iran Kembali Memanas, Negosiasi Damai Buntu
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.00