Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Mendaki ke US$91,87 saat Pasar Cermati Arah Perang

Harga minyak dunia naik tipis pada perdagangan Kamis (20/8), dengan minyak Brent kontrak Oktober mencapai US$91,87 per barel, naik 25 sen atau 0,3 persen. Sementara itu, minyak WTI kontrak September turun 2 sen menjadi US$85,81 per barel, sementarkan kontrak WTI Oktober yang lebih aktif naik 14 sen menjadi US$84,53 per barel. Kenaikan ini didorong oleh ketegangan perang AS-Iran dan kekhawatiran akan keamanan pelayaran di Selat Hormuz, meskipun belum ada eskalasi besar.

Pasar minyak didukung oleh serangan sporadis di Timur Tengah dan ketidakpastian pembicaraan damai, sekaligus ketegangan melibatkan UAE, Oman, dan Iran. UAE baru-baru ini menangguhkan transaksi keuangan dan ekonomi dengan Iran hingga waktu yang tidak ditentukan, memperparah ketegangan di wilayah tersebut. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak ada perundingan dengan Iran dan menyebut Selat Hormuz terbuka, namun Iran menegaskan jalur tersebut masih ditutup. Data pelayaran menunjukkan lalu lintas kapal melambat di Selat Hormuz karena pemilik kapal menghindari jalur strategis ini.

Di sisi lain, data EIA AS menunjukkan persediaan minyak mentah naik 4,4 juta barel pada pekan yang berakhir 14 Agustus, melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan 600 ribu barel. Kenaikan stok ini menjadi faktor pembatas bagi penguatan harga minyak, meskipun sentimen pasar tetap dipengaruhi oleh konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian keamanan pelayaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait