Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Perang Timteng Makin Membara, AS-Iran Saling Serang Membabi-buta

Konflik Timur Tengah meningkat tajam setelah Amerika Serikat dan Iran saling menyerang kapal tanker di sekitar Selat Hormuz. Iran mengklaim menyerang 10 kapal sebagai balasan atas penghancuran lima tanker minyak mereka oleh AS. Eskalasi ini dipicu oleh serangan rudal balistik Garda Revolusi Iran terhadap kapal perang AS, yang direspons Washington dengan kebijakan menyerang tanker Iran setiap kali aset militer mereka terancam.

Situasi ini berdampak signifikan pada pasar energi global, di mana harga minyak Brent menembus US$100 per barel dan harga diesel di AS mencapai rekor US$5,94 per galon. Volume aliran minyak di Selat Hormuz anjlok drastis dari 8-9 juta barel menjadi sekitar 2 juta barel per hari. Selain itu, serangan drone dan rudal telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan pada kapal dagang di perairan Irak, Dubai, dan Teluk Oman.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait