Harga Minyak Dunia Tertahan, Kesepakatan Selat Hormuz Dinanti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290338/original/083924200_1783473452-Untitled.jpg)
Harga minyak dunia bergerak tipis pada perdagangan 5 Agustus 2026 karena pelaku pasar menanti perkembangan negosiasi pengelolaan Selat Hormuz antara Amerika Serikat, Iran, dan Oman. Minyak mentah Brent naik 7 sen menjadi US$ 79,43 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun 50 sen menjadi US$ 75,27 per barel.
Ketiga negara tengah membahas kesepakatan sementara di mana kapal menuju Teluk Persia melintas perairan teritorial Iran, sementara kapal keluar melewati perairan Oman dengan koordinasi bersama Teheran. Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan berjalan baik, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent optimis kesepakatan dapat tercapai pekan ini. Selat Hormuz merupakan jalur vital pengiriman minyak, gas alam, pupuk, dan produk industri lainnya ke pasar global.
Optimisme negosiasi ini sempat terganggu oleh klaim kelompok Houthi yang menyerang kapal tanker Arab Saudi di dekat pelabuhan ekspor minyak Yanbu di Laut Merah. Hubungan AS-Iran di Selat Hormuz sebelumnya sempat memanas setelah nota kesepahaman 17 Juni 2026 gagal bertahan, Iran menyerang kapal di perairan Oman, dan AS merespons dengan serangan udara serta blokade angkatan laut terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 22.35
Harga Minyak Langsung Turun Usai AS-Iran Setop Serangan
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 15.57
Gejolak Baru di Timur Tengah, Harga Minyak Meroket Nyaris 4%
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.30
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.05
Harga Minyak Dunia Naik ke US$83,48 per Barel
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Serangan Kapal di Selat Hormuz Meningkat, Ketegangan AS-Iran Memanas
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 08.07
AS dan Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari Jelang Tenggat Waktu 17 Agustus
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 17.35
Breaking! AS-Iran Kembali Memanas, Negosiasi Damai Buntu
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.00