Harga Minyak Dunia Makin Mahal di Tengah Serangan Houthi dan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563534/original/033369400_1776904230-AP26108447289863.jpg)
Harga minyak dunia naik pada 15 September 2026 akibat serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan aksi Iran di Teluk. Brent mencapai US$107/barel, WTI US$102,68/barel. Arab Saudi menutup pipa East-West setelah drone Irak merusak. Tekanan pasokan meningkat. Al Jazeera: 13 sipil terluka dari serangan Houthi. Iran klaim hancurkan drone AS di Hormuz. CENTCOM debunk klaim Iran, kapal El Gaia terkena rudal Iran. Presiden Trump: AS bisa ambil alih minyak Iran. Pakar: inflasi dan obligasi tertekan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.34
Siapa Houthi Yaman dan Mengapa Berperang Melawan Arab Saudi?
JawaPos · 15 September 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Naik Lagi, Gangguan Pipa Arab Saudi Ancam Pasokan Global
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 04.40
3 Alasan Negara-negara Arab Mulai Ketakutan dengan Permainan Ganda Iran dengan Proksinya
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 20.05
Kapal Komersial Iran Diserang di Selat Hormuz, Satu Orang Tewas
Berita terkait
Harga Minyak Tembus US$ 91, Ketegangan Timur Tengah Memanas
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.40
Trump Ngaku Tergoda Ambil Minyak Iran, Perang Disebut Bisa Balik Modal
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.35
Harga Minyak Dunia Tembus US$107 usai Arab Saudi Diserang Houthi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.14
Sepekan Terakhir, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 8 Persen
kumparan · 14 September 2026 pukul 08.30