Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$87,39 Imbas Memanasnya Timur Tengah

Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada Rabu (29/7), didorong eskalasi ketegangan militer di Timur Tengah dan penurunan cadangan AS. Harga Brent naik US$3,30 (3,9%) ke US$87,39 per barel, sementara WTI menguat US$3,05 (3,8%) ke US$82,31 per barel menurut data Reuters pukul 03.00 GMT. Kenaikan ini terjadi setelah pasukan AS dan Arab Saudi melancarkan serangan balasan ke fasilitas persenjataan di Irak timur, merespons serangan drone yang diduga didukung Iran terhadap infrastruktur energi Saudi serta upaya menyerang pasukan AS yang digagalkan.

Faktor geopolitik memperparah kekhawatiran pasar soal pasokan dari kawasan Teluk Persia. Di sisi lain, data American Petroleum Institute (API) menunjukkan cadangan minyak mentah AS menyusut sekitar 3,3 juta barel per 24 Juli, menambah tekanan bullish. Data resmi dari Energy Information Administration (EIA) dijadwalkan dirilis hari yang sama.

Menurut laporan Reuters, OPEC+ diperkirakan akan membekukan rencana kenaikan produksi selama tiga bulan mulai Oktober, setelah menyelesaikan tahap pengembalian kuota dari pemangkasan sukarela sebelumnya. Kebijakan ini diperkuat mendukung harga di level tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait