Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Stok AS Menyusut dan OPEC+ Siap Tahan Produksi, Harga Minyak Naik 4%

Harga minyak dunia menguat signifikan pada Rabu (29/7/2026) usai data American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah AS menyusut 3,3 juta barel pekan lalu. Kontrak Brent naik 4,14% ke US$87,57 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) melonjak 4,31% menjadi US$82,68 per barel, memangkas koreksi sehari sebelumnya (Brent US$84,09, WTI US$79,26). Harga sempat menyentuh puncak beberapa bulan pada 23 Juli (Brent US$100,69, WTI US$92,19) sebelum turun akibat dinamika geopolitik.

Di sisi pasokan, OPEC+ dikabarkan berpeluang menghentikan kenaikan produksi selama tiga bulan mulai Oktober, sehingga tambahan pasokan kuartal IV tertahan. Sentimen geopolitik tetap dominan: konflik AS-Israel vs Iran menutup Selat Hormuz, urat nadi distribusi global. Harga sempat anjlok 5% setelah Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran berjalan baik, namun ancaman serangan kembali tetap ada. Oman mengajukan proposal manajemen Selat Hormuz dengan skema pungutan sukarela, mendapat dukungan negara Teluk untuk memulihkan aliran perdagangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait