Harga Minyak Dunia Tembus US$91,05 usai Perang AS-Iran Meledak Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia naik menjadi US$91,05 per barel pada 1 September 2024 setelah perang AS-Iran kembali pecah. Konflik saling serang meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah, terutama melalui Selat Hormuz yang sebelumnya menyumbang seperempat pasokan global. Minyak Brent naik 0,6% dan WTI naik 1%, setelah minggu sebelumnya naik 2,7% dan 2,8% masing-masing. Iran menutup Selat Hormuz setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Upaya mediasi Qatar dan Oman belum berhasil. Di sisi lain, Trump mengumumkan kesepakatan dengan Venezuela untuk mengisi Strategic Petroleum Reserve (SPR) AS yang berada di level terendah 44 tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 September 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Melonjak Imbas Risiko Gangguan Selat Hormuz Kembali Menghantui
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 08.44
Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen Usai AS Serang Iran
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.59
Harga Minyak Hari Ini Melambung Usai Ketegangan AS-Iran Meningkat
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Berita terkait
Rahasia Jalur Gelap Selat Hormuz Terbongkar! Goldman Sachs Klaim Aliran Minyak Mentah Pulih
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 23.31
Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Kini Sentuh US$ 93,82
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04