Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia naik 0,29% menjadi US$91,28/barel pada Rabu (19/8), memperpanjang kenaikan untuk hari keempat berturut-turut. Kenaikan terjadi karena ketidakpastian pasokan di Selat Hormuz setelah pernyataan kontradiktif antara Iran dan AS. Iran menyatakan jalur tersebut masih ditutup, sementara AS klaim terbuka. Ketidakpastian memicu kekhawatiran investor atas gangguan pasokan energi global. Investor monitoring perkembangan hubungan AS-Iran dan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 08.15
Angin Segar Penguatan Rupiah Diramal Mulai Berhembus hingga Akhir 2026, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Tembus US$ 91, Ketegangan Timur Tengah Memanas
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.54
Harga Minyak Brent Mendekati US$91, Pasokan Global Terancam Terganggu
Berita terkait
Harga Minyak Bertahan di Atas US$100 Imbas Selat Hormuz Kian Mencekam
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.06
Harga Minyak Dunia Meledak Jebol Level US$100, Tertinggi Sejak Juli
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.23
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19
Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.54