AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia naik 2% pada Senin (31/8) setelah AS melancarkan serangan udara langsung terhadap Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz. Serangan ini menghantam dua peluncur milik Iran dan dikatakan terjadi karena IRGC sedang bersiap meluncurkan roket berisai laut ke jalur penting. Brent naik US$ 2,22 menjadi US$ 90,32 per barel, sementara WTI naik US$ 2,01 menjadi US$ 85,41 per barel. Iran menanggapi dengan menyerang pasukan AS di Yordania, namun serangan balasan tersebut tidak membuahkan hasil signifikan. Media Iran melaporkan korban jiwa dan luka pada serangan awal, sementara Iran mengancam balasan lebih keras.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.12
AS Serang Dua Peluncur Roket Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz Kembali Memanas
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$89 Usai AS Serang Pulau Larak Iran
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 08.44
Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen Usai AS Serang Iran
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.59
Harga Minyak Hari Ini Melambung Usai Ketegangan AS-Iran Meningkat
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen ke US$91 Usai Perang AS-Iran Mereda
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 10.18
Harga Minyak Dunia Tak Turun Meski Sinyal Perang Iran Mulai Surut
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Kini Sentuh US$ 93,82
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.30